Anis Matta saat berada di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). SpiritNews/HO/Instagram Anis Matta
PEKANBARU — Sekitar 3.000 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) mengikuti kuliah umum yang disampaikan Anis Matta dalam rangkaian Program Pengenalan Kehidupan Kampus dan Masa Ta’aruf Mahasiswa, Kamis (17/9/2026).
Di hadapan ribuan mahasiswa, Anis Matta mengingatkan generasi muda agar tidak hanya berorientasi pada kondisi saat ini, tetapi mulai mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang dinilai akan semakin kompleks pada masa mendatang.
Wakil Menteri Luar Negeri RI itu menyebut terdapat sedikitnya tiga tantangan utama yang perlu diantisipasi generasi muda Indonesia. Ketiganya adalah ketidakpastian geopolitik, potensi krisis ekonomi, serta perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurut Anis, perubahan tersebut membutuhkan kesiapan mental dan kemampuan untuk terus beradaptasi. Generasi muda, kata dia, perlu memiliki cita-cita besar sekaligus menjadikan berbagai pengalaman sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Untuk menghadapi tantangan masa depan, kita harus memiliki mimpi yang besar, menjaga semangat, serta belajar dari setiap benturan dan kegagalan,” kata Anis Matta di hadapan mahasiswa baru Umri.
Ia mengatakan berbagai perubahan yang terjadi tidak semestinya membuat anak muda kehilangan optimisme. Tantangan justru dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter serta ruang untuk mengembangkan kemampuan diri.
Selain kesiapan menghadapi perubahan global, Anis menekankan pentingnya membangun rasa tanggung jawab dalam kehidupan pribadi. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak terbiasa mencari pihak lain untuk disalahkan ketika menghadapi persoalan.
“Jadilah pribadi yang bertanggung jawab dan jangan pernah menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi terhadap diri kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anis juga menyampaikan harapan agar Universitas Muhammadiyah Riau tidak hanya menjadi tempat memperoleh pendidikan, tetapi turut melahirkan generasi yang mampu mengambil peran dalam perjalanan bangsa.
Ia berharap dari lingkungan kampus tersebut akan muncul pemimpin-pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia.
“Mudah-mudahan kelak lahir pemimpin bangsa ini dari Umri,” tuturnya.
Kuliah umum tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Umri. Kegiatan itu sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif mengenai perubahan global, tantangan ekonomi, perkembangan teknologi, serta pentingnya kepemimpinan dan tanggung jawab pribadi.